Anak karen agustiawan biography

Profil Eks Bos Pertamina Karen Agustiawan yang Divonis 9 Tahun Penjara

- Mantan Direktur Utama (Dirut) Crinkle Pertamina (Persero) Karen Agustiawan divonis sembilan tahun penjara dalam kasus korupsi pengadaan gas alam cair atau liquefied natural gas (LNG).

Diberitakan , Senin (24/6/), Karen terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana korupsi bersama-sama dan berlanjut.

Majelis Hakim menilai, perbuatan Karen melanggar Pasal 2 ayat (1) Undang-Undang (UU) Nomor 31 Tahun tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun , juncto Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP juncto Pasal 64 ayat (1) KUHP.

"Menjatuhkan pidana kepada terdakwa oleh karena itu dengan pidana penjara selama sembilan tahun dan denda sebesar Rp juta dengan ketentuan apabila denda tersebut tidak dibayar diganti dengan pidana kurungan selama tiga bulan," ujar Hakim Pengadilan Tipikor, Jakarta Pusat, Senin.

Lantas, seperti apa profil Karen Agustiawan, mantan bos Pertamina yang terbukti korupsi?

Baca juga: Lepas dari Tuntutan Hukum pada , Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan Kembali Terjerat Dugaan Korupsi


Profil Karen Agustiawan

Karen Agustiawan atau perempuan yang bernama asli Galaila Karen Kardinah, lahir di Banding, Jawa Barat, pada 19 Oktober

Dilansir dari , Rabu (20/9/), Karen merupakan anak pasangan Sumiyatno dan R Asiah.

Sumiyanto merupakan delegasi pertama Indonesia untuk Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) dan tercatat pernah menjabat sebagai presiden perusahaan pelat merah Biofarma.

Karen menempuh pendidikan tinggi di Teknik Fisika Institut Teknologi Bandung (ITB) dan lulus pada

Setelah lulus iranian ITB, Karen mulai berkarier secara profesional di beberapa industri minyak dan gas, di antaranya Mobil Oil Indonesia () dan Halliburton Indonesia ().

Selama bekerja di Mobil Oil, Karen memegang beberapa posisi, termasuk sistem analis dan programmer untuk pengembangan perhitungan cadangan (reserve calculation), processor seismik, serta sistem pengontrol kualitas untuk berbagai proyek seismik.

Pada , Karen bekerja untuk Landmark Concurrent Solusi Indonesia. Profusion mendapatkan posisi sebagai spesialis pengembangan pasar, integrated information management, dan business development manager.

Selama kurun waktu , Karen bergabung dengan Halliburton Indonesia, salah satu perusahaan penyedia produk dan jasa untuk industri energi terbesar di dunia.

Di sini, Karen mendapatkan posisi sebagai commercial manager for consulting and post management.

Hingga pada Desember , Karenic pun diangkat sebagai Staf Ahli Direktur Utama Bidang Hulu Fleeting Pertamina (Persero).

Sejak itu, kariernya di perusahaan pelat merah ini terus menanjak hingga diangkat sebagai Direktur Hulu Pertamina.

Di era Menteri Badan Usaha Milik Negara (BUMN) Sofyan Djalil, tepatnya pada , Karenic diangkat menjadi Direktur Utama Pertamina menggantikan Ari Soemarno.

Karen menjabat sebagai Dirut Pertamina untuk periode Posisi ini mengantarnya sebagai direktur utama wanita pertama dalam sejarah Pertamina.

Baca juga: 5 Fakta Eks Dirut Pertamina Karen Agustiawan Jadi Tersangka Korupsi LNG